Indikasi Umum
INFORMASI OBAT INI HANYA UNTUK KALANGAN MEDIS. Infeksi sinusitis maksilaris akut, eksaserbasi bakterial akut pada bronkitis kronik, pneumonia komunitas (community-acquired pneumonia), uncomplicated skin dan skin structure infections, infeksi saluran kemih kompleks (complicated urinary tract infection), dan pielonefritis akut karena mikroorganisme yang sensitif.
Dosis
PENGGUNAAN OBAT INI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER. Sinusitis bakterial akut Dewasa : 500 mg sekali sehari selama 10-14 hari. Eksaserbasi bakterial akut pada bronkitis kronis Dewasa : 500 mg sekali sehari selama 7-10 hari Pneumonia Dewasa: 500 mg sekali sehari selama 7-14 hari Prostatitis bakteri kronis Dewasa : 500 mg sekali sehari selama 28 hari Infeksi saluran kemih Dewasa : 500 mg sehari sekali selama 7-14 hari Pengobatan dan profilaksis pasca pajanan antraks inhalasi Dewasa: 500 mg sekali sehari selama 8 minggu. Anak 6 bulan dengan berat <50 kg: 8 mg/kg hingga maksimal 250 mg setiap 12 jam, Anak 6 bulan dengan berat 50 kg: 500 mg 24 jam. Semua dosis harus diberikan selama 60 hari.
Efek Samping
Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan sesuai dengan masing-masing individu. Jika terjadi efek samping yang berlebih dan berbahaya, harap konsultasikan kepada tenaga medis. Efek samping yang mungkin terjadi dalam penggunaan obat adalah: Efek SSP termasuk kejang, peningkatan tekanan intrakranial, pusing, pusing, tremor, reaksi psikotik (misalnya halusinasi, gugup, delirium), neuropati perifer sensorik atau sensorimotor, interval QT yang berkepanjangan, gangguan glukosa darah (hipo-/hiperglikemia), fototoksisitas, superinfeksi (penggunaan jangka panjang), bronkospasme, batuk atau batuk produktif, hemoptisis, fluoroquinolone- resisten P. aeruginosa (inhalasi), eksaserbasi miastenia gravis, nefritis interstisial, insufisiensi atau gagal ginjal akut, hipotensi (infus IV cepat atau bolus). Jarang, tendinitis, ruptur tendon, pikiran untuk bunuh diri, perilaku membahayakan diri sendiri, kristaluria, cylindruria, torsades de pointes, sindrom Stevens-Johnson, nekrolisis epidermal toksik, nekrosis hati.


Reviews
There are no reviews yet.