Notice: fwrite(): write of 2188 bytes failed with errno=122 Disk quota exceeded in /home/u5010237/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php on line 42 produk - Page 115 of 115 - Plaza Medis
Pengobatan jangka pendek tukak duodenum akut dan tukak lambung, refluks esofagitis dan keadaan hipersekresi patologis ( misalnya sindrom Zollinger-Ellison)
Indikasi / Kegunaan
Untuk pengobatan sinusitis maksilaris akut, eksaserbasi akut dari bronkitis kronik, pneumonia nosokomial dan pneumonia dari masyarakat, infeksi kulit dan struktur kulit dengan komplikasi, prostatitis baktrial kronik, infeksi saluran kemih/infeksi saluran kemih (termasuk pielonefritis)
Kandungan / Komposisi
Tiap kaplet mengandung levofloxacin hemihydrate 512 mg setara dengan levofloxacyn 500 mg
Dosis
ATURAN PAKAI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER. Terapi bacterial sinusitis akut: 500 mg 1 kali sehari untuk 10-14 hari.Terapi bronkitis akut dan pyelonephritis (infeksi ginjal): 500 mg satu kali sehari untuk 7-10 hari.Terapi pnemumonia (kanker paru-paru) dan infeksi kulit: 500 mg 1 kali sehari untuk 7-14 hari. Terapi infeksi saluran kencing simpleks (uncomplicated): 250 mg 1 kali sehari untuk 3 hari. Sedangkan terapi infeksi saluran kencing kompleks (complicated): 500 mg 1 kali sehari untuk 7-14 hari. Terapi prostatitis (infeksi pada daerah prostat): 500 mg 1 kali sehari untuk 28 hari.Terapi dan pencegahan anthrax: 500 mg 1 kali sehari untuk 8 minggu.
Cara Pemakaian
Dapat diberikan sebelum atau sesudah makan. Pastikan kecukupan asupan cairan
Kemasan
1 kaplet salut selaput
Golongan
Obat Keras
Efek Samping
Kram perut atau perut atau nyeri (parah), kulit melepuh, kebingungan, diare (berair dan berat) dan dapat disertai darah, halusinasi, demam, nyeri, peradangan atau pembengkakan di betis kaki, bahu atau tangan, termasuk tendon pecah atau pembengkakan tendon (tendinitis), kemerahan dan pembengkakan kulit, perubahan suasana hati yang drastis, ruam kulit, gatal, atau kemerahan, dan gemetaran.
Perhatian Khusus
Insufisiensi ginjal, hindari pemaparan berlebihan terhadap sinar matahari, DM, pasien yang diketahui atau diduga gangguan SSP yang dapat memicu kejang atau memiliki ambang kejang lebih rendah, konvulsi & psikosis toksik, kolitis pseudomembran. Lakukan pemeriksaan periodik terhadap fungsi ginjal, hati, dan darah
Cara Penyimpanan
Simpan pada tempat sejuk dan kering, serta terlindung dari cahaya
ZEVASK merupakan obat antihipertensi Calcium Channel Blockers (CCB) atau antagonis kalsium golongan Dihdropyridine. Obat ini digunakan untuk mengatasi hipertensi atau tekanan darah tinggi dan membantu mencegah nyeri dada pada pasien angina pectoris. Amlodipine bekerja dengan menghalangi kalsium masuk ke dalam sel-sel otot halus pada dinding pembuluh darah jantung. Kalsium merupakan zat yang berperan dalam kontraksi otot.
Dengan dihambatnya kalsium, maka jumlah kalsium yang masuk ke dalam sel-sel otot berkurang dan pembuluh darah menjadi lebih rileks dan melebar, sehingga meningkatkan pasokan darah dan oksigen ke jantung. Selanjutnya, maka akan terjadi penurunan kekuatan dan detak jantung, sehingga terjadi penurunan tekanan darah dan berguna dalam mencegah timbulnya nyeri dada.
Meski demikian, Amlodipine tidak ditujukan untuk pengobatan saat terjadi serangan angina. Akibatnya, menurunkan tekanan darah sehingga dapat mencegah terjadinya angina. Dalam penggunaan obat ini harus SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER.
ZEVASK merupakan obat antihipertensi Calcium Channel Blockers (CCB) atau antagonis kalsium golongan Dihdropyridine. Obat ini digunakan untuk mengatasi hipertensi atau tekanan darah tinggi dan membantu mencegah nyeri dada pada pasien angina pectoris. Amlodipine bekerja dengan menghalangi kalsium masuk ke dalam sel-sel otot halus pada dinding pembuluh darah jantung. Kalsium merupakan zat yang berperan dalam kontraksi otot.
Sinusitis maksilaris akut, eksaserbasi akut dr bronkitis kronik, pneumonia yang didapat dr lingkungan tertentu, infeksi kulit & jar lunak tak terkomplikasi, ISK terkomplikasi, pielonefritis akut.
Obat ini digunakan untuk membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan mengatasi defisiensi zinc pada kasus diare.
Komposisi
Zinc sulfate 54.9 mg setara dengan zinc 20 mg
Dosis
Pengobatan Diare Akut Dewasa: 10-20 mg, diminum satu kali per hari, lama pengobatan 10-14 hari meskipun diare sudah berhenti. Anak-anak usia 6 bulan-5 tahun: 20 mg, diminum satu kali per hari, lama pengobatan 10 hari meskipun diare sudah berhenti.
Aturan Pakai
Sesudah makan
Perhatian
Hati-hati penggunaan pada penderita gangguan ginjal, anak-anak, kehamilan dan menyusui, Bacalah Aturan Pakainya.
Kontra Indikasi
Hindari penggunaan pada penderita dengan defisiensi Tembaga (Copper)
Efek Samping
Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan sesuai dengan masing-masing individu. Jika terjadi efek samping yang berlebih dan berbahaya, harap konsultasikan kepada tenaga medis. Efek samping yang mungkin terjadi dalam penggunaan obat adalah: Gangguan gastrointestinal: Sakit perut, dispepsia, mual, muntah, diare, iritasi lambung, gastritis.
Suplemen selama diare, diberikan bersama dengan cairan rehidrasi oral, pada anak.
Komposisi
Zn sulphate monohydrate.
Dosis
Anak 6 bulan - 5 tahun : 1 sendok teh (5 ml) sehari selama 10 hari, walaupun diare sudah berhenti. Bayi 2-5 bulan : 1/2 sendok teh (2.5 ml) sehari selama 10 hari walaupun diare sudah berhenti.
Aturan Pakai
Sesudah makan
Efek Samping
Toksisitas zinc, penurunan kadar lipoprotein plasma & absorpsi Cuprum/tembaga (pada penggunaan dosis tinggi & jangka lama); mual, rasa pahit pada lidah, muntah, & iritasi pada mulut.
Deskripsi Zophtal Eye Drops:
Zophtal Eye Drops adalah obat tetes mata yang digunakan untuk mengobati kondisi mata tertentu. Berikut adalah beberapa poin penting mengenai Zophtal Eye Drops:
Indikasi Umum:
1. Zophtal Eye Drops digunakan untuk mengurangi peradangan dan kemerahan pada mata yang disebabkan oleh infeksi, alergi, atau iritasi.
2. Obat ini juga membantu mengurangi gejala seperti mata gatal, mata berair, dan sensasi terbakar pada mata.
Komposisi:
1. Zophtal Eye Drops mengandung bahan aktif yang disebut ketotifen fumarate.
2. Obat ini juga mengandung bahan tambahan seperti pengawet dan penyesuaian pH.
Dosis:
1. Dosis Zophtal Eye Drops harus ditentukan oleh dokter sesuai dengan kondisi pasien.
2. Biasanya, direkomendasikan untuk menginstilasikan 1-2 tetes obat ke mata yang terkena, 2 kali sehari.
3. Patuhi instruksi dokter mengenai jumlah dan frekuensi penggunaan yang tepat.
Aturan Pakai:
1. Cuci tangan dengan bersih sebelum menggunakan Zophtal Eye Drops.
2. Miringkan kepala ke belakang atau tidur dengan posisi terlentang.
3. Buka tutup botol tetes dengan hati-hati dan hindari menyentuh ujung botol untuk menghindari kontaminasi.
4. Tarik kelopak mata bawah ke bawah dengan lembut menggunakan jari atau ibu jari.
5. Teteskan obat ke dalam kantung mata yang terbentuk, hindari kontak langsung dengan mata atau kelopak mata.
6. Setelah penggunaan, tutup botol dengan rapat.
Efek Samping:
1. Penggunaan Zophtal Eye Drops dapat menyebabkan beberapa efek samping yang umum, seperti sensasi terbakar atau rasa terbakar pada mata, mata kering, dan penglihatan kabur sementara.
2. Efek samping yang jarang terjadi meliputi reaksi alergi, pembengkakan pada kelopak mata, dan perubahan warna pada mata.
3. Jika Anda mengalami efek samping yang tidak diinginkan atau reaksi alergi setelah menggunakan obat ini, segera hentikan penggunaan dan konsultasikan dengan dokter.
Catatan:
1. Zophtal Eye Drops hanya boleh digunakan sesuai anjuran dokter dan tidak boleh digunakan tanpa pengawasan medis.
2. Jangan menggunakan obat ini bersamaan dengan obat lain tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.
3. Informasikan kepada dokter jika Anda memiliki riwayat alergi atau kondisi medis lain sebelum menggunakan obat ini.
Pastikan untuk selalu mengikuti petunjuk penggunaan yang diberikan oleh dokter atau yang tertera pada kemasan obat. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran, segera konsultasikan dengan profesional kesehatan.
Indikasi Umum
Tinea korporis, tinea kluis, tinea manus, tinea pedis, tinea versikolor, kandidiasis kutaneus
Komposisi
Ketoconazole 2%
Dosis
Oleskan 1-2 kali sehari.
Aturan Pakai
Oleskan ke bagian yang terinfeksi jamur
Perhatian
Hipersensitif terhadap ketoconazole.
Kontra Indikasi
-
Efek Samping
Iritasi, gatal, rasa terbakar dan reaksi alergi lainnya dapat terjadi selama terapi.
Golongan Produk
Obat Bebas Terbatas (Biru)
Kemasan
Tube 10 G Dalam Dus
Kandungan / Komposisi
Tiap tablet mengandung Acyclovir 400 mg.
Dosis
ATURAN PAKAI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER. Herpes simplex kambuhan: Dewasa: 800 mg sehari 2-4 kali, dapat diturunkan menjadi 400-600 mg sehari.Infeksi herpes simplex primer: Dewasa: 200 mg 5 x sehari. Anak <2 tahun: setengah dosis dewasa; >2 tahun: seperti dosis dewasa.Pencegahan herpes simplex pada gangguan imunitas: Dewasa: 200-400 mg 4x sehari, anak < 2 tahun: seperti dosis dewasa.Herpes zoster: Dewasa: 800 mg 5x sehari selama 7-10 hari.Varicella zoster: Dewasa: 800 mg 4-5x sehari selama 5-7 hari, anak >2 tahun: 20 mg/kgBB.
Cara Pemakaian
Obat dapat diminum sebelum atau sesudah makan sesuai dengan aturan pakai dokter,
Kemasan
1 Tablet
Golongan
Obat Keras
Perlu Resep
Ya
Kontraindikasi / Jangan digunakan oleh
Hipersensitif.
Efek Samping
Meningkatkan serum bilirubin dan enzim liver, perubahan yang berkaitan dengan darah, kulit kemerahan, demam, sakit kepala, pusing, gangguan pencernaan, hepatitis, penyakit kuning, angioedema (pembengkakkan pada jaringan bawah kulit), gangguan saraf reversibel, rambut rontok, rasa menyengat, terbakar, gatal.
Perhatian Khusus
Hati-hati penggunaan pada pasien dengan kondisi gangguan saraf, pasien kekurangan oksigen, kelainan elektrolit tubuh, gangguan ginjal, ibu hamil dan ibu menyusui.
Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu ruangan serta terlindung dari cahaya.