Metode sunat Mahdian klamp ini sama seperti smart klamp , sunathrone klamp, dan tara klamp yang dibedakan berdasarkan bentuk penjepitnya. Cara kerja ketiga alat itu sama, kepala penis di dalam tabung, kulupnya dijepit, lalu baru dibuang. Metode sunat ini cocok bagi anak dengan fimosis. Walau harganya relatif lebih mahal, proses sunat dengan menggunakan metode ini memakan waktu yang lebih singkat, yaitu sekitar 7 – 10 menit. Alat sunat klamp memang masih akan menempel selama 4-6 hari, tergantung pada kekebalan penis. Tapi, setelah disunat anak bisa langsung beraktivitas dan menggunakan celana.
Khitan dengan tehnik Mahdian Klamp
Sama seperti khitan metode klem yang lain, khitan metode ini tanpa pendarahan, tanpa jahitan sehingga mengurangi resiko penularan penyakit. Pelaksanaan khitan membutuhkan waktu yang sangat cepat 5 – 10 menit. Jahitan ataupun perban tidak diperlukan, karena pendarahannya sangat minimal. Luka sunat boleh terkena air. Anak dapat langsung beraktifitas seperti biasa. Alat sangat ringan karena terbuat dari plastik sekali pakai. Dapat buang air kecil secara biasa. Tersedia dalam berbagai ukuran sehingga dapat digunakan pada usia bayi, anak sampai dewasa.
Kelebihan Mahdian Klam dengan teknik sunat yang lain yaitu minim perdarahan, tanpa perban dan tanpa jahit, setelah sunat anak langsung bisa beraktivitas, juga mandi, proses sunat kurang dari 10 menit, dan hasil sunat yang baik.
Tabung Klem
Tabung bagian dalam Mahdian Klem dibuat dari materi yang berkualitas tinggi dan diproses dengan teknologi tinggi sehingga permukaan dan tepi tabung sangat halus dan tidak tajam sehingga tidak melukai pasien khitan yang menggunakan Mahdian Klem. Mahdian Klem memiliki pelindung frenulum (frenulum protector) yang akan melindungi pasien dari kesulitan berkemih dan melindungi pasien dari luka dehiscen terutama di bagian bawah (arah jam enam).
Penjepit Klem
Dengan material yang kokoh dan kuat akan menjamin daya jepit maksimal untuk hasil yang baik secara medis dan memuaskan secara kosmetik, tidak memerlukan rotasi saat pemasangan tabung dan penjepit klem. Daya jepit yang kuat menghasilkan nekrotik yang tipis sehingga luka khitan lebih cepat sembuh, hasil khitan menggunakan Mahdian Klem pun lebih baik secara estetis.
Sekrup Pengunci
Pada Mahdian Klem sistem penguncian searah (irreversible locking system) menghindari pemakaian ulang klem untuk menjaga keamanan akan tindakan khitan, sistem penguncian didesain lebih mudah agar mudah diaplikasikan namun aman. Mahdian Klem tidak memerlukan rotasi sehingga menghindari frenulum ‘terpelintir’ yang menimbulkan rasa nyeri. Tersedia dalam berbagai ukuran lengkap: 12,14,16,18, 20 dan 26 dengan disertai pengaris pengukur, pengunci tambahan maupun tang pemotong. Dalam mengembangkan Mahdian Klem menggunakan material terbaik. Hal ini dilakukan agar produk yang ia ciptakan akan bermanfaat bagi praktisi sunat yang menerapkannya dan juga masyarakat luas yang menggunakannya. Ia ingin membangun rasa percaya pada masyarakat untuk menggunakan produk asli Indonesia.
Adapun tahapan proses khitan dengan teknik Mahdian Klamp adalah
Tahap Pengukuran
Setiap penis memiliki ukuran yang berbeda-beda, sehingga harus diukur untuk memastikan ukuran alat yang akan digunakan. Sebuah kartu dengan beberapa lubang (size – o – meter) digunakan untuk mengukur diameter penis.
Tahap Khitan
Sebelum khitan, seluruh bagian penis dibersihkan, kemudian dilakukan pembiusan lokal dengan injeksi pada pangkal penis dibawah kulit. Sesaat setelah obat bius bekerja, dokter akan mulai melakukan proses pengkhitanan dengan alat sunathrone klamp, sebelumnya panjang kulup yang akan dipotong ditandai dulu dengan pena bedah. Lalu, dokter akan mengukur diameter penis dengan alat ukur khusus untuk menentukan ukuran tabung plastik yang akan digunakan. Setelah itu, kulup akan dipisahkan dari kepala penis. Tabung lalu dimasukkan di antara kulup dengan kepala penis hingga mencapai ujung tabung. Lalu alat klem tersebut dikencangkan dengan cara diputar bagian penguncinya dengan tangan. Dengan demikian, kulup akan terjepit di antara klem dan tabung. Saat sudah dipastikan terjepit, kulup akan dipotong dengan pisau bedah setelah dipastikan terkunci dengan kuat, Klem dan tabung dibiarkan terpasang di penis selama 5 sampai 7 hari, dengan lubang di ujung tabung sebagai lubang keluarnya urine.
Tahap Perawatan Pasca Khitan
Setelah mandi bagian kulit penis yang telah dipotong diberi antiseptic 2- 5 kali sehari 3 – 5 tetes. Setelah buang air kecil bagian ujung penis dibilas dengan air melalui lubang tabung klamp, kemudian ujung penis diberi baby oil (3 – 5 tetes).
Tahap Kontrol
Setelah 5 hari, Alat klamp akan dilepas oleh dokter. Sebelum kontrol anak diwajibkan untuk merendam penis dengan air hangat selama 1 jam untuk mempermudah proses pelepasan.
Tahap Perawatan Pasca Kontrol
Pemakaian baby oil dihentikan. Setelah buang air kecil bersihkan dengan tissue kering dan oleskan antiseptik pada area penis yang telah dikhitan, usahakan penis bagian bawah tetap bersih dan kering. Setelah alat klamp dilepas, penis tidak boleh terkena air selama 2 hari, apabila terkena air segera keringkan (proses adaptasi). Kulit bekas klamp yang berwarna hitam akan terkelupas sendiri.
[/et_pb_text][/et_pb_column_inner][/et_pb_row_inner][/et_pb_column][et_pb_column type=”1_4″ theme_builder_area=”post_content”][et_pb_sidebar area=”et_pb_widget_area_1″ _builder_version=”4.16″ body_font=”Poppins||||||||” body_text_color=”#FFFFFF” body_font_size=”0.9vw” body_line_height=”1.8em” background_color=”#eb3155″ custom_padding=”1vw|1vw|1vw|1vw|true|true” custom_padding_tablet=”3vw|3vw|3vw|3vw|true|true” custom_padding_phone=”5vw|5vw|5vw|5vw|true|true” custom_padding_last_edited=”on|phone” body_font_size_tablet=”1.9vw” body_font_size_phone=”3.4vw” body_font_size_last_edited=”on|phone” border_radii=”on|10px|10px|10px|10px” border_width_all=”1.2px” border_color_all=”rgba(0,0,0,0)” global_colors_info=”{}” border_color_all__hover=”#eb3155″ border_color_all__hover_enabled=”on|hover” global_module=”987466610″ theme_builder_area=”post_content”][/et_pb_sidebar][/et_pb_column][/et_pb_section]